Pengaruh Islam pada Penduduk Asli Benua Amerika

Sejak umat Islam menginjakkan kakinya untuk pertama kali di Benua Amerika, penduduk asli ‘Dunia Baru’ itu – suku Indian – sudah bisa menerima ajaran Islam.  Kaum Muslim yang datang dari Turki, Muslim Spanyol, dan Muslim Afrika sudah bisa berintegrasi dengan suku Indian, jauh sebelum Columbus tiba di Amerika.

Salah satu suku Indian yang memeluk Islam adalah Cherokee Backfoot. “Nama saya  Mahir Abdal-Razzaaq El. Saya seorang  Cherokee Blackfoot American Indian yang beragama Islam. Saya dikenal sebagai Eagle Sun Walker,” ujar Mahir dalam testimoninya.

Menurut Mahir, cukup banyak pemeluk Islam di kelompoknya. “Memang tak banyak  orang yang peduli dengan hubungan antara penduduk Amerika asli dan Islam yang telah terjalin sejak seribu tahun lalu,” paparnya.

Ia mengungkapkan, begitu banyak dokumen, manuskrip, undang-undang, dan resolusi dari tahun 1600 – 1800 yang menunjukkan bahwa umat Islam begitu aktif dalam kehidupan bermasyarakat di India. Salah satu buktinya, kata Mahir, adalah dokumen perjanjian damai dan persahabatan yang ditandatangani oleh Abdel-Khak dan Muhammad Ibnu Abdullah di Sungai Delaware pada 1787.

Menurut dokumen yang saat ini tersimpan di Arsip Nasional  dan Perpustakaan Kongres itu, bentuk pemerintahan yang dianut warga asli Amerika sesuai dengan ajaran Islam. Tak hanya itu, menurut Mahir, banyak juga nama tempat dan kosakata di Amerika berasal dari bahasa orang-orang Islam yang datang, seperti Arab dan Turki.

Jerard F Dirks dalam bukunya Muslims in American History mengungkapkan, begitu banyak bukti pengaruh kaum Muslim pendatang terhadap budaya dan bahasa penduduk asli Amerika, sebelum Columbus menginjakkan kakinya di benua itu.

Bahkan, busana masyarakat Indian Cherokees meniru pakaian Muslim. Kaum pria memakai serban dan kepalanya ditutupi kain.  Kaum wanita suku Indian Cherokee juga menggunakan jilbab dan pakaian panjang seperti abaya.  Tak hanya itu, suku India Cherokees pun banyak memiliki pemimpin yang beragama Islam.

Salah satu sosok yang terkemuka adalah Ramadhan Ibnu Wati.  Sejatinya, ia bernama Stand Watie dan terlahir pada 12 Desember 1806  dan wafat pada  9 September 1871.

Ia adalah seorang pemimpin Cherokee Nation yang berpangkat brigadir jenderal pada Confederate States Army  selama perang sipil Amerika. Dia adalah komandan kavaleri Indian Amerika dan satu-satunya orang asli Amerika yang berpangkat brigadir jenderal.

Pengaruh Islam
Bila ditelisik, ternyata begitu banyak nama tempat dan kota di Amerika yang menggunakan kata-kata yang berakar dan berasal dari bahasa umat Islam, yakni bahasa Arab. Di Los Angeles, misalnya, terdapat kawasan bernama Alhambra. Bukankah Alhambra adalah nama istana yang dibangun peradaban Islam di Cordoba?

Selain itu juga ada teluk yang dinamai El Morro serta Alamitos. Tak cuma itu, ada pula nama tempat, seperti Andalusia, Attilla, Alla, Aladdin, Albany, Alcazar, Alameda, Alomar, Almansor, Almar, Alva, Amber, Azure, dan La Habra.

Di wilayah  tengah Amerika,  mulai dari selatan hingga Illinois juga terdapat nama-nama kota yang bernuansa Islami, seperti Albany, Andalusia, Attalla, Lebanon, dan Tullahoma. Malah, di negara bagian Washington terdapat nama Kota Salem.

Menurut Dr A Zahoor, nama negara bagian seperti Alabama berasal dari kata Allah bamya. Sedangkan Arkansas berasal dari kata Arkan-Sah. Sedangkan, Tennesse dari kata Tanasuh.

Selain itu, ada pula nama tempat di Amerika yang menggunakan nama-nama kota suci Islam, seperti Mecca di Indiana, Medina di Idaho, Medina di New York, Medina dan Hazen di North Dakota, Medina di Ohio, Medina di Tennessee, serta Medina di Texas. Begitulah peradaban Islam turut mewarnai di Benua Amerika.

Sumber :

http://koran.republika.co.id/koran/0/126275/Geliat_Organisasi_Islam_di_Amerika

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: