Sosok Ghaib Yang “Baik dan Menolong”

Sosok Ghaib Yang “Baik dan Menolong”

Kisah ini berkaitan dengan teman penulis bernama RW, yang dikarunia penglihatan melihat makhluk halus. Dia mengatakan bisa melihat dan membedakan apakah makhluk halus itu jin atau jiwa manusia. Pada mulanya RW sering ditanya oleh teman-temannya apakah di suatu ruangan ada makhluk halusnya. Pertanyaan teman-temannya terbatas pada bagaimana bentuknya, baik atau buruk, manusia atau jin.

Suatu saat RW harus pindah ruang kerja. RW bercerita bahwa di ruang kerja yang baru ternyata dia diganggu oleh para jin jahat. Untung ada “jiwa manusia” yang mengaku bernama S, yang terlihat baik yang membantu mengatasi gangguan itu, sehingga RW merasa aman dengan adanya sosok yang baik itu. Pada suatu ketika penulis meminta RW, supaya memanggil S. Dengan perantaraan RW yang bisa melihat dan mendengar perkataan S, penulis mengajaknya berdialog. Ketika itu S mau dipanggil dan datang, tetapi kata RW, dia tidak berani mendekat. Penulis tanya kepada S “agamamu apa?”. “Islam” jawabnya. Penulis minta supaya S mengucap dua kalimah syahadat. S bisa mengucap dua kalimat syahadat, kata RW. Penulis minta supaya S mengucapkan “Nabiullah Isa bin Maryam ‘abdullah”, ternyata S langsung pergi dan lari, kata RW.

Kesimpulan :

Jadi yang dikatakan “jiwa manusia” yang kelihatannya baik mengaku Islam dan penolong, ternyata tidak mau mengucapkan kalimat keimanan bahwa nabi Isa as adalah seorang hamba Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: