Makhluk Halus Mengaku Putera Raden Patah

Makhluk halus mengaku Putera Raden Patah Sultan Demak

Kisah ini terjadi ketika penulis kenal dengan seseorang yang bernama AH, dia mempunyai istri yang bernama K. K bercerita bahwa dalam mimpi didatangi oleh sesosok lelaki yang rupawan yang sudah meninggal dan mengaku sebagai anak seorang anggota wali songo. Sosok itu menamakan dirinya I. Dalam mimpi K, I itu meminta ijin untuk membantu keluarga AH itu dengan cara memberi nasehat atau pekerjaan lain dengan cara merasuk kedalam tubuh K.  Oleh AH, I  diijinkan  permintaannya asalkan tidak menyalahi kaidah dan syariat Islam. Oleh keluarga AH, sampai sekarang I sudah dianggap orang tua sendiri. I sering memberi nasehat-nasehat, melakukan pengobatan, dan kegiatan lain, melalui tubuh K yang tidak sadarkan diri kerasukan I. Penulis pernah diajak berkenalan dengan I, dengan syarat penulis tidak boleh menceritakan kepada orang lain, kecuali seijin dia.. Nasehat-nasehat  I terlihat sesuai dengan akidah dan syariat Islam. Penulis merasa aneh, waktu dua tangan penulis diminta berpegangan dua tangan K, karena K bukan muhrim penulis. Walaupun akhirnya penulis lepaskan pegangan tangan itu.

Untuk memeriksa I, apakah dia sosok yang haq atau batil, pertama penulis test dengan ayat kursi, ternyata I bisa membaca ayat kursi dan surat Al Ikhlas. Penulis cek dengan kalimat “a’udzubillaahi minKa”, I hanya tersenyum.

Suatu saat I, menasehati penulis tentang perlunya banyak berdzikir kepada Allah untuk menambah keimanan, maka penulis ajak dia untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Dia bisa membaca dua kalimat syahadat. Tetapi saat penulis ajak dia untuk mengucapkan kalimat “Nabiullah Uzair bin Imron ‘abdullah”, tiba-tiba tubuh K pingsan tak sadarkan diri dan I pergi (bersembunyi?) tanpa pamit.  Memang saat itu penulis dlm hati banyak mengucap kalimat “Laa ila ha illalloh, Muhammadurasulullah, Uzair bin Imron ‘abdullah, Isa bin Maryam ‘abdullah, Ummi Maryam amatullah, hiya laisat bishohibah, ‘alaihimussholatullah.”. Dengan suatu cara,  K dapat dibangunkan dari pingsannya.

Karena penulis ditawari untuk bisa berdialog dengan yang dikatakan ibu kandung penulis yg sudah meninggal, maka beberapa pekan kemudian, penulis bertemu lagi dengan I melalui tubuh K, dan penulis terus berdzikir dlm hati dengan kalimat “Laa ila ha illalloh, Muhammadurasulullah, Uzair bin Imron ‘abdullah, Isa bin Maryam ‘abdullah, Ummi Maryam amatullah, hiya laisat bishohibah, ‘alaihimussholatullah”. Tetapi I pergi lagi tanpa pamit dan tubuh K sebagai medium I, menjadi pingsan.

Analisa terhadap Makhluk halus mengaku Anak Seorang Putra Raden Patah

Keluarga AH hanya melihat dan mendengar nasehat-nasehat  dan aktifitas-aktifitas I yang kelihatannya sesuai dengan Islam, tetapi kurang teliti dalam melihatnya. Misal, saat masuknya I dengan cara berpegangan tangan antara K yang perempuan, dengan pria bukan muhrimnya, yang seharusnya tidak dibolehkan. Kadang-kadang keluarga AH kurang menggunakan logika saat diberikan nasehat atau menerima barang-barang peninggalan anggota wali sembilan, tetapi terlihat seperti barang baru. AH juga terlihat tidak mendalami, dan tidak terlihat berusaha menambah pengetahuannya mengenai berbagai jenis rekayasa setan.

2 Tanggapan

  1. assalamualaikum.. Sy mau nanya, dalam mimpi sya sering bertemu dgn ayah sya yg sudah meninggal. Dlm mpi itu sy sering diajak ngobrol biasa, apkah yg dtang dlm mimpu ayah sya atau setan yg menyerupai ayh sya. Tlong djawab

    • wassalamu’alaikum,
      untuk memeriksa kebenarannya, kalau bertemu lagi dengan sosok yg menyerupai ayahanda dlm mimpi, maka dlm mimpi itu anda ucapkan :
      Asyhadu an laa ilaaha illallooh wa asyhadu anna Muhammadarrasulullooh,
      Nabiulloh Uzair bin Imron ‘abdullooh wa hayaatuh,
      Nabiulloh Isa bin Maryam ‘abdullooh wa ruhu minhu,
      Ummu Maryam amatullooh, hiya laisat bishoohibah,
      Jami’il khoriri wa hasanat min ‘indillaah,
      Jami’il syarri wa sayyiat laisa minallooh.

      Mintalah kepada sosok itu untuk mencucapkan hal yg anda telah ucapkan tadi sebanyak minimal tujuh kali.

      Kalau dia bisa mengucapkannya, maka insya Alloh sosoik itu bukan setan.

      Wassalam wr wr.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: