Geliat Organisasi Islam di Amerika

Republika, Minggu, 02 Januari 2011 pukul 13:29:00

Geliat Organisasi Islam di Amerika

Oleh Heri Ruslan

Geliat organisasi dan institusi Islam di Amerika berawal dari munculnya komitmen kaum Muslim terhadap agamanya.

Pada awalnya, para pendatang Muslim di Benua Amerika tak terorganisasi. Para imigran Muslim awal itu lebih fokus mencari penghidupan yang layak di Amerika dan akan segera kembali ke tanah kelahirannya. Perlahan namun pasti, kesadaran untuk berorganisasi dan membangun komunitas Muslim akhirnya muncul.

Organisasi Islam yang kini mencapai 2.300 buah dan 1.300 di antaranya berupa masjid dan pusat keislaman berawal dari kelompok kecil yang biasa menunaikan shalat berjamaah. Lalu, terbentuklah sebuah komunitas. Terlebih, menurut John L Esposito dalam Ensiklopedi Oxford Dunia Islam Modern, mengungkapkan, geliat organisasi dan institusi Islam di Amerika berawal dari munculnya komitmen kaum Muslim terhadap agamanya.

“Padahal, pada awal abad ke-20 M, imigran Muslim yang datang dari Timur Tengah lebih berorientasi sekuler daripada keagamaan. Akhir-akhir ini, komitmen mereka berubah drastis,” papar Esposito. Inisiatif dan keinginan komunitas Muslim di Amerika untuk memiliki dan mendirikan masjid dimulai pada 1920. Sejak itulah organisasi dan institusi Islam bermunculan di negeri Paman Sam itu.

Organisasi dan institusi Islam di Amerika Serikat (AS) paling tidak terbagi ke dalam tiga bentuk, yakni organisasi dakwah, organisasi perjuangan politik, dan organisasi kemanusiaan.  Ketiga bentuk organisasi itu berperan sesuai dengan fungsinya masing-masing.  Berikut beberapa organisasi Islam yang berkiprah di Amerika.

Organisasi Dakwah

Islamic Society of North Amerika (ISNA)
ISNA adalah organisasi Islam terbesar di AS. Organisasi ini berbasis di Plainfield, Indiana, AS.  Cikal-bakal ISNA berasal dari organisasi pelajar Muslim yang dibentuk pada 1953. ISNA membentuk organisasi sendiri pada 1982.  Organisasi itu menguasai 27 persen masjid di Amerika dan pada 2008 memiliki 400 ribu anggota.

American Society of Muslim (ASM)

ASM adalah asosiasi yang didominasi komunitas Afrika-Amerika. Organisasi Islam itu  menjadi yang terbesar kedua di Amerika. Sebanyak 19 persen masjid di AS berafiliasi pada organisasi yang didirikan Warith Deen Muhammad–setelah ia mengambil kendali Nation of Islam pada tahun 1975.

Islamic Circle of North America (ICNA)
ICNA adalah organisasi Islam terbesar ketiga di AS. Organisasi ini secara formal berdiri pada 1971, namun telah mulai beraktivitas sejak 1968. ICNA dibentuk oleh imigran Muslim dari Asia Selatan-Pakistan dan India. Organisasi ini lebih konservatif dibandingkan ISNA.

The Islamic Supreme Council of America (ISCA)
ISCA adalah organisasi yang tak terlalu besar. Organisasi ini menghimpun umat Islam yang mempraktikkan tasawuf.

The Islamic Assembly of North America (IANA)
IANA merupakan salah satu organisasi dakwah Islam terkemuka di Amerika Serikat. Pascaperistiwa 11 September 2001, organisasi ini meningkatkan dakwahnya untuk mematahkan dan mengikis Islamofobia lewat Texas Dawah dan  Almaghrib Institute.

Organisasi Politik

The Council on American-Islamic Relations (CAIR)

CAIR merupakan organisasi Islam terbesar yang bergerak dalam membela dan memperjuangkan hak-hak asasi umat Islam di Amerika. Organisasi itu bertujuan untuk mempromosikan citra positif Islam dan Muslim di Amerika. Organisasi itu tak henti-henti membela umat Islam yang mengalami diskriminasi dan dilanggar hak asasinya.

The Muslim Public Affairs Council (MPAC)
MPAC merupakan organisasi Islam yang bergerak dalam bidang politik dan pelayanan publik. Organisasi yang berbasis di Los Angeles itu berdiri pada 1988 itu bertujuan untuk mempromosikan identitas Muslim Amerika, mengembangkan organisasi akar rumput yang efektif, serta melatih generasi penerus Muslim.

MPAC juga bekerja untuk mempromosikan citra yang akurat tentang Islam dan umat Islam di media massa dan budaya popular, serta mendidik publik Amerika (baik Muslim maupun non-Muslim) tentang Islam, membangun aliansi dengan masyarakat yang beragam dan memupuk hubungan dengan pembuat keputusan dan opini.

Organisasi Kemanusiaan

Inner-City Muslim Action Network (IMAN)
IMAN adalah salah satu organisasi Islam terkemuka yang bergerak dalam bidang kemanusiaan. Organisasi ini memiliki visi  bahwa Islam  adalah  bagian dari proses yang lebih besar untuk memberdayakan individu dan masyarakat untuk kemajuan kemanusiaan.


Islamic Relief USA

Ini adalah cabang dari Islamic Relief Worldwide di Amerika. Islamic Relief merupakan organisasi bantuan dan pembangunan internasional. Organisasi itu bertujuan untuk  meringankan penderitaan, kelaparan, buta huruf, dan penyakit di seluruh dunia tanpa memandang warna kulit, ras,  serta keyakinan. Organisasi itu fokus pada proyek-proyek pembangunan; proyek bantuan darurat, seperti memberikan bantuan kepada para korban Badai Katrina, anak yatim; dan proyek-proyek musiman, seperti distribusi makanan selama bulan Ramadhan.

Berkembang Begitu Pesat
“Islam merupakan salah satu agama penting bagi orang-orang Amerika,” ungkap John L Esposito. Betapa tidak. Islam telah menjadi agama yang berkembang pesat di negeri Paman Sam itu. Jumlah pemeluk Islam di negeri itu telah mencapai jutaan jiwa.

Tak ada angka yang pasti tentang jumlah umat Islam di Amerika Serikat (AS). Ensiklopedi Oxford  memperkirakan jumlah Muslim sekitar tiga sampai empat juta. American Religious Identification Survey pada 2008 menyebut 1,3 juta jiwa. Lembaga Pew Research Center pada 2009 menyebut 2,5 juta jiwa.

Sedangkan,  Encyclopedia Britannica pada 2004 memperkirakan jumlah pemeluk Islam di AS mencapai 4,7  juta jiwa.  US News & World Report pada 2008 menyebut populasi umat Islam sebanyak 5 juta jiwa. Namun, organisasi Islam terkemuka di negara itu menyatakan pada 2010 umat Islam telah mencapai 7 juta jiwa.

Tak hanya itu, umat Islam di Amerika pun memiliki ribuan institusi Islam, seperti  masjid, pusat studi, dan sekolah yang tersebar di sepanjang benua. Muslim Amerika secara ras berasal dari komunitas yang beragam. Mayoritas Muslim  di negara itu adalah kulit putih, Asia Selatan, dan Arab.

Selain itu, juga ada yang berasal dari etnis Turki, Iran, Bosnia, Melayu, Indonesia, Afrika barat, Somalia, Kenya, serta dari Amerika Latin. Pew Forum dalam sebuah survei yang dilakukan pada 2007 menyebutkan, Muslim di AS terdiri atas 37 persen kulit putih, 24 persen kulit hitam, 20 persen Asia, dan 15 persen dari Arab. Sisanya dari berbagai etnik lain di dunia.

“Masyarakat Muslim di Amerika Utara bertambah melalui imigrasi, perpindahan agama, dan kelahiran baru,” papar Esposito. Pada tahun-tahun mendatang, kata dia, jumlah Muslim di AS bisa mengalahkan jumlah penganut Yahudi.

Umat Islam terkonsentrasi di berbagai kota besar, seperti New York City, Chicago, Los Angeles, dan Houston. Muslim Amerika telah turut berperan dalam membangun negeri adidaya itu. Mereka berperan penting di berbagai bidang kehidupan.

Sumber :

http://koran.republika.co.id/koran/0/126275/Geliat_Organisasi_Islam_di_Amerika

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: